Rabu, 31 Desember 2014

DIARY END

###DIARY END###

~Part 1 (One)
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_  


BEGINNING..
[01-01-2022]
Malam sudah larut,suara terompet dan kembang api malam itu menghiasi malam yang gelap tanpa listrik.Kudengar penyuplai listrik untuk sebagian Jawa padam.Seluruh orang tumpah ruah di pusat perayaan tahun baru.Seperti biasa MONAS menjadi pusatnya.Puluhan ribu orang memadati wilayah tersebut,bahkan jalanan dikosongkan hanya demi perayaan bodoh tersebut.
Aku benci dengan budaya paganis semacam itu.Bagiku itu hanya buang-buang waktu,namun anehnya pemerintah masih saja medanai kegiatan tersebut.Oh ya,aku lupa memperkenalkan diriku,kau tahu ini catatan harian pertamaku sejak aku lulus SMP.Namaku Devi Nuraini,aku adalah seorang dokter di sebuah rumah sakit di Jakarta.Aku masih jomblo dan hanya hidup seorang diri dirumahku di kawasan Tambora.Orang tuaku hidup jauh di Jogja yang pada tahun lalu telah resmi memisahkan diri dari indonesia.Yah,kau tahu pemerintahan yang kurang kondusif dan moral para penduduknya yang kacau abis telah membuat Paduka Sri Pakualam ke II meradang.Walaupun masih sangat muda ia memang sangat bijaksana.Pembangunan yang diakukan pemerintah RI hanya terpusat pada bidang-bidang secara garis besar seperti infrastruktur,ekonomi,dan pertahanan.Sehingga melupakan usur-unsur terpenting seperti pendidikan,kebudayaan dan lain-lain.
Jalanan di Jakarta kuaitasnya sama bahkan mungkin lebih tinggi dari jalanan New York.Pemukiman kumuh dan rumah-rumah dempet dijakarta puluhan tahun lalu telah hilang ,ya hilang,bersama dengan hilangnya moral dan kehidupan beragama.
Hari ini aku sangat bersemangat karena esok aku dan kawan-kawanku akan berlibur keluar kota, tujuan utamaku Dieng.Aku duduk di balkon rumahku memandangi kembang api yang menaburi langit Jakarta malam itu.Jam menunjukkan pukul 23.58 aku masih menunggu puncaknya.Jakarta benar-benar berwarna-warni malam itu,ada satu kembang api yang sangat besar ledakkannya berwarna kuning,meledak sangat tinggi di langit.Setelah ledakkan terakhir itu aku pergi ke dalam dan menutup semua jendela dan pintu.aku masuk ke kamarku di lantai 2 dan mematikan lampu,agar dapat tidur.

[02-01-2022]
Alarmku berbunyi aku mandi lalu membuat sarapan dan siap untuk berangkat bersama kawan-kawanku.Aku telah bersiap untuk berangkat saat tiba-tiba aku teringat bahwa aku lupa membawa telepon genggamku,aku naik ke lantai atas untuk mengambilnya.
Aku mendengar ada suara kegaduhan dan suara klakson mobil di depan,kubuka tirai jendela dan mulai mengintip keluar.Aku tak bisa berkata apa-apa ada sekerumunan orang mendobrak-dobrak mobil yang berhenti di tengah jalan tersebut.tak berapa lama orang-orang tersebut menyeret pengemudi dan dua orang didalamnya.
Aku lebih tak percaya lagi dengan apa yang telahku lihat ini,mereka melempar,memukul,mencabik,bahkan ada satu penumpang yang tubuhnya di tarik-tarik hingga kedua tangannya terputus.Darah dan isi perut tercecer di jalanan,aku tak mengenali siapapun diantara mereka,mukanya terlihat sangat pucat kulit yang membiru jug membuat mereka lebih menakutkan.Se...sepertinya mereka menatapku.[BERLANJUT...]
KONTRIBUTOR : MAS GOPLO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar